Fani Mutiara Panjaitan
STIKes Santa Elisabeth Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Keluarga Tn. M Dengan Masalah Utama Perokok Aktif Maria Demira Amfotis; Fani Mutiara Panjaitan; Maria Alegra Marbuena Manik; Anita Ndruru
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2305

Abstract

Merokok merupakan salah satu perilaku berisiko yang berdampak buruk terhadap kesehatan perokok aktif maupun perokok pasif, terutama anggota keluarga yang tinggal serumah. Kebiasaan merokok di dalam rumah meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit, sehingga diperlukan peran perawat dalam meningkatkan kemampuan keluarga melalui asuhan keperawatan. Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga pada keluarga Tn. M dengan masalah utama perokok aktif. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan melalui kunjungan rumah (home visit) selama 10 hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi menggunakan instrumen pengkajian keperawatan keluarga. Berdasarkan hasil pengkajian ditemukan bahwa Tn. M dan Ny. N memiliki kebiasaan merokok 1–2 bungkus per hari di dalam rumah, Tn. M mengalami batuk selama dua bulan dan memiliki riwayat hipertensi, serta keluarga belum memahami penyebab penyakit, faktor risiko, dan cara perawatan hipertensi maupun bahaya merokok. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan adalah defisit pengetahuan dan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif. Intervensi keperawatan meliputi pendidikan kesehatan, motivasi berhenti merokok, pendampingan dalam menjalankan lima tugas kesehatan keluarga, modifikasi lingkungan rumah bebas asap rokok, serta pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masalah keperawatan teratasi sebagian. Keluarga mengalami peningkatan pengetahuan, mampu mengenali masalah kesehatan, menunjukkan komitmen untuk mengurangi kebiasaan merokok di dalam rumah, serta mulai menerapkan perilaku hidup sehat dan memanfaatkan pelayanan kesehatan. Asuhan keperawatan keluarga berperan dalam meningkatkan kemampuan keluarga mengelola kesehatan dan mencegah dampak buruk akibat kebiasaan merokok.