Mohamad Nur Husen
STIES Babussalam Jombang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dekonstruksi Perlakuan Akuntansi Dana Syirkah Temporer: Jebakan Hibriditas Dan Hegemoni Paradigma Utang-Ekuitas Konvension Rakhmawan Habibi; Mohamad Nur Husen; Abdul Wakhid; Ahmad Zainul Abidin
Islamic Banking and Finance Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ibf.v6i1.6099

Abstract

Temporary Syirkah Funds in Islamic banking present a fundamental anomaly to conventional accounting architecture. This study employs a Derridean deconstruction approach to unravel the metaphysical assumptions underlying the current accounting treatment of DST, which places it in a "hybrid" position between debt and equity. The study's central argument is that this hybrid position is not an epistemological solution, but rather a compromise imposed by the dominance of the debt-equity dichotomous paradigm rooted in capitalist accounting ontology. This compromise effectively "tames" and obscures the unique essence of DST as a partnership contract based on profit and risk sharing. Through deconstructive analysis, this study demonstrates how this "in-between" position actually reinforces a hierarchy in which certainty and ownership are privileged over partnership .his research does not offer a reclassification, but rather proposes a radical shift: removing the DST from the conventional balance sheet framework and representing it in a new, performative primary report, the Partnership and Risk Sharing Report. This finding challenges standard setters to fundamentally rethink the architecture of Islamic financial reporting to make it more authentic to its philosophical principles.
DETERMINAN KEPATUHAN MASJID DALAM MENERAPKAN PSAK 45 DAN PSAK 101: ANALISIS FAKTOR TATA KELOLA, UKURAN MASJID, DAN KOMPETENSI TAKMIR Mohammad Syafii Budi Santoso; Mohamad Nur Husen; Kevin Maulana
ISTIFADA : Jurnal Ekonomi dan Lembaga Keuangan Syariah Vol. 1 No. 02 (2025): ISTIFADA : Jurnal Ekonomi Dan Lembaga Keuangan Syariah
Publisher : LPPM STIES BABUSSALAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/istifada.v1i02.176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepatuhan masjid di Indonesia dalam menerapkan standar akuntansi yang relevan, yaitu PSAK 45 (Entitas Nirlaba) dan PSAK 101 (Penyajian Laporan Keuangan Syariah). Faktor-faktor determinan yang diuji meliputi kualitas tata kelola (good mosque governance), ukuran masjid, dan kompetensi takmir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 bendahara atau ketua takmir masjid kategori Jami’ di lima kota besar di Indonesia. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tata kelola (β=0.412,p<0.001) dan kompetensi takmir (β=0.358,p<0.001) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepatuhan penerapan PSAK. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem pengelolaan yang baik dan kapabilitas individu pengurus adalah pendorong utama modernisasi akuntansi masjid. Secara menarik, penelitian ini menemukan bahwa ukuran masjid, yang diukur dari total aset, tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik (β=0.089,p>0.1). Temuan baru ini menyiratkan bahwa tekanan publik atau skala ekonomi bukanlah faktor utama yang mendorong kepatuhan di sektor masjid, melainkan komitmen internal terhadap tata kelola dan investasi pada pengembangan sumber daya manusia. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya program pembinaan yang berfokus pada penguatan sistem tata kelola dan peningkatan kompetensi akuntansi takmir, terlepas dari besar kecilnya skala masjid
Challenges and Adaptation Strategies of Mosque Takmirs in the Transition from Conventional Reporting to Accounting Standards Based on PSAK 45 and PSAK 101 Rakhmawan Habibi; Zakiyyah Ilma Ahmad; Mohamad Nur Husen; Nur Laily Hidayati
ISTIFADA : Jurnal Ekonomi dan Lembaga Keuangan Syariah Vol. 2 No. 01 (2026): ISTIFADA : Jurnal Ekonomi Dan Lembaga Keuangan Syariah
Publisher : LPPM STIES BABUSSALAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/istifada.v2i01.208

Abstract

Modernizing mosque financial governance toward accountable accounting standards is a necessity in the era of digital disruption and increasing demands for public transparency. However, the transition process is fraught with complex organizational challenges. This study aims to identify key challenges and formulate effective adaptation strategies for mosque administrators in the transition process from a conventional cash-based reporting system to the implementation of Financial Accounting Standards Statement (PSAK) 45 and PSAK 101. This study uses a qualitative approach with conceptual analysis based on a synthesis of literature on change management, non-profit accounting, and studies of religious organizations, and is analyzed using Lewin's theory of change framework. The results identify three broad categories of interrelated challenges: cultural (worship vs. management paradigm and personal belief-based culture), competency (low accounting literacy among mosque administrators), and structural (lack of change leadership and resource allocation). An in-depth analysis of the interaction of these challenges yields a new finding : a Mosque Governance Adaptation Strategy Framework (SATKAM) . This framework is a three-stage change management model—Unfreeze, Change, and Refreeze—containing a series of practical and replicable strategies. These findings make a significant contribution by offering a managerial roadmap that transforms the discourse from what to achieve to how to achieve it , thus serving as a guide for administrators and stakeholders in managing the change process in a more structured and effective manner
PEMBERDAYAAN PEMBANGUNAN GEDUNG PONDOK PESANTREN BABUSSALAM DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KALIBENING MOJOAGUNG JOMBANG Kevin Maulana; Jafar Shiddiq; Mohamad Nur Husen; Muhammad Syafi'i Budi Santoso; Dimyati Dimyati
IFADAH : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Syariah Vol 1 No 02 (2025): IFADAH : Jurnal Ekonomi Manajemen Syariah
Publisher : LPPM STIES BABUSSALAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/ifadah.v1i02.161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan pembangunan gedung di Pondok Pesantren Babussalam serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat di Kalibening Mojoagung, Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran, yaitu kuantitatif dan kualitatif, dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan gedung pesantren telah meningkatkan kualitas pendidikan melalui fasilitas yang lebih memadai, mendukung partisipasi sosial masyarakat, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Selain itu, analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat melalui pesantren. Temuan ini menjadi landasan bagi pihak pesantren dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pemberdayaan yang lebih efektif di masa depan.