Pneumonia merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang jaringan paru-paru manusia dan sering terjadi pada bayi, anak-anak hingga orang dewasa. Penyakit ini dapat membuat pasien sesak napas dikarenakan adanya secret dan lendir pada tenggorokan sehingga menghambat saluran pernapasan. Salah satu tindakan keperawatan untuk mengatasi masalah ini yaitu melakukan tindakan suction yang merupakan prosedur penghisapan untuk membersihkan saluran pernapasan dari secret, lendir, dahak atau cairan berlebih. Hal ini dilakukan menggunakan alat penghisap khusus (suction pump) dan selang kateter steril. Suction dapat mencegah obstruksi, memperbaiki oksigenasi dan mengurangi risiko Ventilator-Associated Pneumonia (VAP). Tujuan studi kasus ini yaitu untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada An. AA dengan pasien pneumonia berat pemberian tindakan suction. Jenis penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada satu subjek yaitu An. AA pasien pneumonia berat. Pelaksanaan studi kasus ini dilakukan pada ruang PICU Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Provinsi Aceh pada tanggal 3 s/d 9 Maret 2025. Asuhan keperawatan yang diberikan yaitu tindakan suction dengan durasi waktu yaitu 10-15 detik selama 7 hari perawatan. Instrumen penelitian yaitu lembar pengkajian fisik. Pemantauan evaluasi yang dilakukan yaitu setelah tindakan suction terhadap manajemen jalan napas pada pasien pneumonia berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asuhan keperawatan pada An. AA dengan tindakan suction didapatkan adanya perbaikan jalan napas pada pasien pneumonia berat. Kesimpulan penelitian ini yaitu asuhan keperawatan pada An. AA dengan pneumonia berat yaitu pemberian tindakan suction dapat membantu mempertahankan kepatenan jalan napas.