Pramesti Tri Widayani
Universitas Terbuka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Peran Sosial Perempuan sebagai Kader Jumantik dalam Meningkatkan Ketahanan Kesehatan Keluarga Pramesti Tri Widayani; Andi Nurlela
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 3 (2026): (July) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/x0yr5v62

Abstract

Perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan masyarakat, salah satunya melalui keterlibatan sebagai kader Jumantik dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika peran sosial perempuan sebagai kader Jumantik dalam meningkatkan ketahanan kesehatan keluarga di Jalan Pemuda III A. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, informan penelitian ini terdiri atas enam orang, yaitu tiga kader Jumantik dan tiga warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kader Jumantik tidak sebatas pada pemeriksaan jentik nyamuk, melainkan juga aktif memberikan edukasi kesehatan serta mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui interaksi sehari-hari. Kedekatan hubungan antara kader dan warga membuat informasi kesehatan lebih mudah diterima dan diterapkan dalam kehidupan keluarga. Dalam pelaksanaannya, kader masih menghadapi beberapa hambatan, seperti kesibukan warga, keterbatasan waktu interaksi, dan rendahnya kepedulian sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Meskipun demikian, komunikasi dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan terbukti mampu meningkatkan kesadaran warga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perempuan sebagai kader Jumantik memiliki peran strategis sebagai penghubung antara program kesehatan dan masyarakat. Melalui kedekatan sosial yang terbangun, kader tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku yang mendukung terciptanya ketahanan kesehatan keluarga secara berkelanjutan.