Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab belum optimalnya kinerja guru serta merumuskan upaya peningkatan kinerja guru di Pondok Pesantren Al Fatah Parakancanggah Banjarnegara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari unsur pimpinan pesantren, kepala madrasah, bagian pendidikan, serta guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru di Pondok Pesantren Al Fatah masih menghadapi berbagai kendala yang bersumber dari tiga aspek utama, yaitu (1) faktor internal, meliputi variasi kompetensi pedagogik dan profesional, motivasi, kedisiplinan, serta kepribadian; (2) faktor organisasional, mencakup lemahnya manajemen SDM, tidak berjalannya sistem reward–punishment, dan budaya kerja yang cenderung individual; serta (3) faktor lingkungan, seperti keterbatasan fasilitas pembelajaran, minimnya dukungan teknologi, beban kerja yang tinggi, dan kurangnya supervisi teknis dari pimpinan. Upaya peningkatan kinerja guru yang telah dilakukan pesantren antara lain berupa rapat evaluasi rutin, pelatihan keagamaan, workshop sederhana, serta dukungan studi lanjut. Namun, kegiatan tersebut masih bersifat insidental dan belum terstruktur secara berkelanjutan. Oleh karena itu, strategi peningkatan kinerja guru yang direkomendasikan meliputi: (1) pelatihan pedagogik dan profesional berkelanjutan, (2) penyusunan sistem evaluasi kinerja terstandar, (3) penguatan manajemen SDM berbasis kompetensi, serta (4) penyediaan fasilitas dan dukungan teknologi pembelajaran yang memadai. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme guru, efektivitas pembelajaran, dan mutu pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Al Fatah Parakancanggah Banjarnegara.