Nevi Sulvita Karsa
Dosen Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Rumah Sakit "IBNU SINA" YW-UMI, Makassar, Sulawesi Selatan, 90231, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gerakan Pengabdian Terintegrasi: Roadshow Tryout SMA dan Layanan Kesehatan Gratis (Sunatan & BHD) Menyambut Harapan Masyarakat Konawe-Kendari Nasrudin Andi Mappaware; Irna Diyana Kartika Kamaluddin; Muh. Nurrisyahdi; M. Hamsah; Berry Erida Hasbi; Andi Masdipa; Nevi Sulvita Karsa; Sidrah Darma; Andi Alamanda Irwan; Mohammad Reza Zainal Abidin; Anna Sari Dewi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19117

Abstract

Program pengabdian masyarakat terintegrasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Program ini menggabungkan kegiatan edukasi akademik (Roadshow dan Tryout) dengan layanan kesehatan gratis (pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan sunatan massal) di empat sekolah menengah atas selama dua hari pada bulan November 2025. Pendekatan community engagement partisipatif digunakan melalui ceramah interaktif, simulasi akademik berbasis komputer, dan prosedur medis langsung. Sebanyak 215 siswa mengikuti Tryout dengan nilai rata-rata 68,4. Motivasi siswa meningkat sebesar 28,1% dan 89,3% peserta menyatakan citra positif terhadap FK UMI. Layanan kesehatan menjangkau 48 peserta pelatihan BHD (85,4% mencapai kompetensi) dan 47 anak menerima layanan sunatan massal. Program ini berhasil menjalin kemitraan institusional dengan empat sekolah. Hasil ini menegaskan bahwa program pengabdian terintegrasi efektif menjembatani kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan sekaligus memperkuat kolaborasi institusional. Pendekatan terintegrasi yang menggabungkan intervensi akademik dan kesehatan menunjukkan potensi signifikan untuk pemberdayaan masyarakat berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah serupa. Temuan ini mendukung implementasi yang lebih luas di daerah kurang terlayani untuk meningkatkan literasi kesehatan dan akses pendidikan masyarakat.