Ni’matul Mukaromah
Universitas Al-Qolam Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN SUPERVISI PENGURUS PUTRI DALAM PENGELOLAAN KEGIATAN PESANTREN LIBURAN (PESLIB) ANAK DI PONDOK PESANTREN AN-NUR 1 PUTRI INDUK BULULAWANG Ni’matul Mukaromah; Muhammad Husni
Journal of Community Devation Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : CV. Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63736/jcd.v3i1.1190

Abstract

Program Pesantren Liburan (Peslib) Anak di Pondok Pesantren An-Nur 1 Putri Induk Bululawang memerlukan sistem supervisi yang efektif karena melibatkan peserta usia 7–13 tahun yang membutuhkan pendampingan intensif selama 24 jam. Namun, pelaksanaan supervisi sebelumnya masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP), lemahnya dokumentasi administrasi, belum adanya monitoring berbasis data, serta pembagian tugas pengurus yang belum terstruktur. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas manajemen supervisi pengurus putri melalui penyusunan SOP Supervisi Ramah Anak, pengembangan instrumen monitoring harian, serta pelembagaan evaluasi berbasis data. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan metode mentoring dan coaching melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, studi dokumen, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil pendampingan menunjukkan terjadinya transformasi tata kelola supervisi yang ditandai dengan tersusunnya SOP Supervisi Ramah Anak, tersedianya instrumen absensi formatif, lembar monitoring kesehatan dan psikologis, serta laporan harian pengurus. Implementasi sistem tersebut meningkatkan kejelasan pembagian tugas pengurus, mempercepat mobilisasi santri hingga sekitar 30 menit setiap sesi, mempertahankan kehadiran peserta pada seluruh kegiatan wajib, mempercepat respons terhadap kasus kesehatan ringan dan homesick, serta membangun budaya evaluasi berbasis data dalam pengambilan keputusan. Program ini berhasil memperkuat efektivitas supervisi, meningkatkan kualitas perlindungan anak, dan menghasilkan model tata kelola yang lebih profesional, akuntabel, dan berkelanjutan dalam penyelenggaraan Peslib Anak.