Tingginya tingkat konsumsi LPG 3 kilogram sebagai bahan bakar utama rumah tangga, khususnya di wilayah dengan kepadatan penduduk yang tinggi, terus menjadi tantangan strategis dalam sistem distribusi energi bersubsidi nasional. Di lapangan, proses pengelolaan stok pada mayoritas agen masih mengandalkan mekanisme manual, yang rentan menimbulkan sejumlah persoalan, mulai dari ketidakakuratan data persediaan, keterlambatan deteksi kekosongan stok, hingga hambatan dalam proses distribusi kepada konsumen akhir. Berangkat dari fenomena tersebut, penelitian ini memfokuskan pada desain dan pengembangan aplikasi berbasis web yang didedikasikan untuk mendukung manajemen stok LPG 3 kilogram secara lebih presisi, responsif, dan real-time.Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall, dengan tahapan sistematis yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan secara berurutan. Studi kasus dilakukan pada salah satu agen LPG di wilayah Sukabumi yang selama ini menghadapi permasalahan krusial dalam pencatatan dan pemantauan distribusi tabung LPG. Hasil dari penelitian ini berupa sistem informasi terintegrasi yang memungkinkan pelaku usaha melakukan monitoring stok masuk dan keluar, pencatatan distribusi secara otomatis, serta penyusunan laporan stok secara digital dan efisien. Dengan hadirnya aplikasi ini, proses manajemen persediaan di tingkat agen dapat berlangsung lebih transparan, akurat, dan adaptif terhadap kebutuhan distribusi yang dinamis, sekaligus mempercepat pengambilan keputusan strategis dalam menjaga kelancaran suplai LPG kepada masyarakat.