Irwan
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Melalui Video Animasi Tentang Kesehatan Reproduksi terhadap Perilaku Pencegahan Pernikahan Dini di SMP Negeri 1 Limboto Siti Rahmawati Husain; Irwan; Tri Septian Maksum
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2412

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan dan sosial yang berdampak terhadap pendidikan, kesehatan reproduksi, serta kualitas hidup remaja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah pernikahan dini adalah melalui edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media yang sesuai dengan karakteristik remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi melalui video animasi tentang kesehatan reproduksi terhadap perilaku pencegahan pernikahan dini pada siswa SMP Negeri 1 Limboto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 362 siswa kelas VII dan VIII, dengan sampel sebanyak 190 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan niat pencegahan pernikahan dini. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 75,8% menjadi 93,7%, sikap positif dari 91,6% menjadi 100%, dan niat positif dari 90,0% menjadi 100% setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 pada seluruh variabel. Disimpulkan bahwa edukasi melalui video animasi efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan niat remaja dalam pencegahan pernikahan dini. Media video animasi dapat digunakan sebagai alternatif strategi promosi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah.