Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Local Wisdom, Local Culture, and Global Market Post-Pandemic Covid-19: Rebranding the City of Tuban, Indonesia Santi Isnaini; Dina Septiani; Satrya Wibawa; Aqila Nur Rahmalia
Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38194/jurkom.v7i1.993

Abstract

This study aims to describe the implementation of local wisdom in the imaging strategy of Tuban, East Java, after the Covid-19 pandemic. It is crucial to explore the understanding of implementing local wisdom in the imaging strategy of Tuban, East Java, after the COVID-19 pandemic. In this study, the theories used include the theory of city branding, city imaging strategies, and local wisdom. These three theories become the basis for understanding and explaining the implementation of local wisdom in the imaging strategy of the city of Tuban, East Java. The results showed that Tuban Regency carried out various city imaging efforts. Implementing local wisdom in urban imaging strategies includes history, processes, stakeholders, city branding elements, and events. The research model on the implementation of local wisdom in the imaging strategy of Tuban City is closely related to history, which includes branding initiatives in the city vision, tradition and culture, city regulations, and city vision.
#RIPAurelVoice: Telaah Liyanisasi Suara dan Tubuh Perempuan Meilinda Meilinda; Satrya Wibawa
Scriptura Vol. 14 No. 1 (2024): JULY 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.14.1.95-100

Abstract

Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, sepasang selebriti muda, mendulang perhatian yang besar dari masyarakat Indonesia. Rangkaian upacara pernikahan mereka disiarkan baik oleh stasiun televisi nasional maupun kanal- kanal Youtube. Artikel ini menganalisa bagaimana tayangan upacara Siraman Aurel dan tayangan persiapan bulan madu Atta dan Aurel yang dipublikasikan secara terbuka dan luas menjadi upaya penetrasi ideologi meliyankan perempuan dengan menggunakan media sosial. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis menggunakan metode studi literatur dan meminjam konsep filosofis Relasionalitas Aku dan Liyan oleh Armada Riyanto. Dalam simpulan terbukti bahwa kedua tayangan tersebut mengandung narasi yang memposisikan suara dan tubuh Aurel sebagai liyan. Penggunaan sosial media menjadi senjata ampuh yang dapat melakukan penetrasi ideologi patriaki tanpa disadari oleh kebanyakan masyarakat Indonesia yang menyaksikan tayangan-tayangan tersebut.