Nurwijaya Fitri
Prodi S1 Ilmu Keperawatan, Institut Citra Internasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DAN LAMA MENJALANI HEMODIALISA TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD DEPATI BAHRIN SUNGAILIAT TAHUN 2024 Marsyhanda Salsabila; Nurwijaya Fitri; Nova Mardiana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.41696

Abstract

Gagal Ginjal Kronik atau CKD (chronic kidney disease) merupakan suatu kondisi abnormal yang berlangsung lebih dari 3 bulan, ditandai oleh gangguan fungsi ginjal seperti kelainan struktur, perubahan dalam sedimen urin, serta peningkatan kadar ureum dan kreatinin. Tujuan dari penelitian ini untuk bisa mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan lama menjalani hemodialisa terhadap kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik di RSUD Depati Bahrin Sungailiat Tahun 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitaif dengan metode cross-sectional yang bertujuan untuk mengkaji apakah terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan lama menjalani hemodialisa terhadap kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik. Dengan menggunakan teknik Total Sampling. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa ini. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 orang. Analisa data menggunakan uji chi square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini diketahui ada hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan kecemasan P Value = 0,001 dan lamanya hemodialisa dengan kecemasan P Value = 0,002 pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Saran dari penelitian ini adalah perlunya pihak rumah sakit untuk melakukan sesuatu edukasi dan sosialisasi kepada keluarga pasien untuk memberikan dukungan yang berkelanjutan dengan baik kepada pasien dan memberi perhatian lebih kepada pasien yang menjalani hemodialisa.