Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Liana Liana; Adi Putra Suramana Gurusinga; Putri Dwi Grace Cecilia Damanik; Shinta Pratiwi Cibro; Indra Yeremia Lubis; Rodo Amantuah Sitanggang; Marta Angelina S. Telaumbanua
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 5 (2026): Oktober
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i5.2922

Abstract

This study aims to analyze and compare Indonesian language learning in the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum at the elementary school level. The research employed a library research method with a qualitative descriptive approach. The data sources consisted of official government documents, the Regulation of the Minister of Education and Culture Number 37 of 2018 concerning Core Competencies and Basic Competencies, the Merdeka Curriculum Learning Outcomes document, as well as relevant books and scientific journal articles. Data were collected through documentation studies of various literature sources. The focus of the study included the comparison of learning objectives, curriculum structure, learning approaches, the roles of teachers and students, and assessment systems in both curricula. The data were analyzed using descriptive comparative analysis through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the 2013 Curriculum implements text-based learning with a structure of Core Competencies and Basic Competencies organized by grade and semester, whereas the Merdeka Curriculum adopts phase-based Learning Outcomes that are more flexible, student-centered, and provide teachers with greater autonomy in designing instruction and implementing project-based learning. In conclusion, although the two curricula differ in curriculum structure, learning approaches, and assessment systems, they share the same goal of developing students’ Indonesian language competencies effectively in accordance with learners’ needs and contemporary educational demands.
PEMANFAATAN ZEP QUIZ SEBAGAI MEDIA GAME EDUKATIF PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PENGUKURAN BAGI GURU UPT SD NEGERI 060914 MEDAN Patri Janson Silaban; Shinta Pratiwi Cibro; Johan Rotua Sitinjak; Nelly Tamba; Feny Sarah Sinaga; Ciny Sijabat; Dola Agustina Sinaga
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61592

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan menuntut guru memiliki kompetensi dalam memanfaatkan media pembelajaran digital yang mampu menciptakan pembelajaran interaktif dan bermakna. Namun, hasil observasi di UPT SD Negeri 060914 Medan menunjukkan bahwa guru masih didominasi penggunaan metode konvensional dan belum mengenal ZEP Quiz sebagai media game edukatif pada pembelajaran matematika materi pengukuran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan ZEP Quiz sebagai media pembelajaran berbasis permainan. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat melalui sosialisasi, pelatihan berupa demonstrasi dan praktik langsung (learning by doing), serta pendampingan selama proses penyusunan kuis interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 dan diikuti oleh guru kelas III, IV, dan V UPT SD Negeri 060914 Medan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami konsep, membuat kuis interaktif, memanfaatkan fitur kecerdasan buatan (AI), serta mengintegrasikan ZEP Quiz dalam pembelajaran materi pengukuran. Peserta juga memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, pemanfaatan ZEP Quiz menjadi alternatif media pembelajaran digital yang efektif untuk mendukung pembelajaran matematika yang lebih aktif, menarik, dan berkualitas di sekolah dasar.