Galih Puspita Citra Mahardhika
Program Studi D3 Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bahrul Ulum Jombang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PERAWATAN METODE KANGURU TERHADAP PERTUMBUHAN BERAT BADAN BAYI DENGAN BBLR DI RSUD JOMBANG Siti Fatimah; Alfira Fitriana; Galih Puspita Citra Mahardhika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.51847

Abstract

BBLR, yaitu ketika bayi lahir dengan berat kurang dari 2.500 gram, merupakan faktor signifikan dalam tingginya angka morbiditas dan mortalitas bayi di Indonesia. BBLR merupakan kontributor utama kematian bayi baru lahir, dan AKB adalah indikator dasar kesehatan penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah PMK efektif dalam membantu bayi baru lahir dengan BBLR untuk menambah berat badan. Metodologi EBCR digunakan dalam pendekatan kualitatif penelitian ini. Studi kasus tunggal ini berfokus pada bayi baru lahir dengan BBLR bernama 'T', dan intervensi dilakukan di Ruang Perinatologi RSUD Jombang selama 19 hari. Data dikumpulkan melalui pencatatan data klinis terstruktur dan observasi langsung. Tinjauan Kritis Bukti dan Analisis Kasus Deskriptif yang membandingkan kondisi klinis sebelum dan sesudah intervensi keduanya dimasukkan dalam analisis. Menurut data EBCR, Neonatus 'T' mengalami efek menguntungkan yang sangat substansial dari PMK pada peningkatan berat badan. Neonatus "T" mengalami peningkatan berat badan sebesar 860 gram selama periode intervensi 19 hari. Peningkatan ini setara dengan peningkatan berat badan harian rata-rata 45,3 gram, yang secara signifikan lebih tinggi daripada norma pertumbuhan harian tipikal untuk bayi berat lahir rendah. Temuan utama penelitian ini adalah bahwa PMK secara efektif menjaga stabilitas suhu tubuh bayi, yang memungkinkan energi metabolisme dialihkan ke perkembangan somatik, dan juga terbukti memaksimalkan konsumsi ASI. Kesimpulannya: PMK adalah intervensi berbasis bukti yang aman, efektif, dan sinergis dalam meningkatkan penambahan berat badan dan mempertahankan proses fisiologis pada bayi BBLR, berdasarkan data yang meyakinkan dari tinjauan kritis dan hasil kasus. Efektivitas PMK sebagai "inkubator alami" yang mendorong adaptasi dan perkembangan terbaik bayi BBLR didukung oleh keberhasilan pencapaian peningkatan berat badan rata-rata sebesar 45,3 gram per hari.