Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya keluhan pasien rawat inap kelas III terhadap monotonnya variasi menu makanan rumah sakit yang berpotensi menurunkan tingkat kepuasan terhadap pelayanan giziVariasi menu makanan merupakan salah satu indikator mutu pelayanan gizi karena dapat memengaruhi selera makan, asupan zat gizi, serta persepsi pasien selama masa perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan variasi menu makanan dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan gizi pada pasien rawat inap kelas III di Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putera, Kota Makassar. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 43 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variasi menu makanan dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan gizi (p-value = 0,001). Pasien yang menilai variasi menu makanan baik cenderung memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Variasi menu makanan memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan gizi. Peningkatan variasi menu makanan dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan gizi dan kepuasan pasien rawat inap kelas III. Disimpulkan bahwa variasi menu makanan memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan gizi. Variasi menu yang baik dapat meningkatkan penerimaan makanan, menjaga asupan gizi, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan gizi berbasis patient-centered care di rumah sakit.