Emelia Kristina Hutagaol
Program Studi Administrasi Kesehatan, Universitas Medika Suherman, Jawa Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI PERAWAT DALAM MENGHADAPI AKREDITASI DI RUMAH SAKIT X KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2025 Mohammad Haikhal Ramadhani; Afif Wahyudi Hidayat; Lyliana Endang Setianingsih; Emelia Kristina Hutagaol
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.55602

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses akreditasi rumah sakit yang sering menimbulkan beban administratif, tekanan waktu, dan tuntutan kinerja tinggi, sehingga berpotensi menurunkan motivasi kerja perawat. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat dalam menghadapi akreditasi di Rumah Sakit X Kabupaten Purwakarta tahun 2025, dengan fokus pada gaji atau tunjangan, pengawasan, prestasi, tanggung jawab, pengembangan potensi individu, serta hubungan interpersonal. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian seluruh perawat berjumlah 378 orang, sedangkan sampel sebanyak 86 perawat diambil menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur, lalu dianalisis melalui statistik deskriptif dan uji inferensial, khususnya uji chi-square untuk melihat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan motivasi perawat mayoritas berada pada kategori kurang baik (55,8%). Secara bivariat terdapat hubungan yang signifikan antara gaji atau tunjangan (p=0,000; OR=12,133), tanggung jawab (p=0,000; OR=5,961), dan hubungan interpersonal (p=0,000; OR=6,800) dengan motivasi perawat. Namun, pengawasan (p=1,000), prestasi (p=0,470), serta pengembangan potensi individu (p=1,000) tidak menunjukkan hubungan signifikan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa faktor kompensasi yang sesuai, peningkatan rasa tanggung jawab, dan perbaikan hubungan interpersonal merupakan prioritas dalam meningkatkan motivasi perawat saat menghadapi akreditasi.