Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN GURU BK DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENGATASI KECEMASAN AKADEMIK SISWA DI SMP NEGERI 02 PABELAN Diana Widyaningrum; Farda Maulida; Najwa Fatimatuzzahro
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 5 (2026): Oktober
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2980

Abstract

Kecemasan akademik merupakan salah satu permasalahan psikologis yang sering dialami siswa ketika menghadapi tuntutan pembelajaran, seperti ujian, tugas, dan target pencapaian akademik. Kondisi tersebut dapat menurunkan motivasi belajar, konsentrasi, kepercayaan diri, serta prestasi akademik sehingga memerlukan penanganan yang tepat melalui layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kecemasan akademik yang dialami siswa, menganalisis peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam pelaksanaan layanan bimbingan klasikal, serta mengkaji pelaksanaan layanan tersebut dalam membantu mengatasi kecemasan akademik siswa di SMP Negeri 02 Pabelan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu guru BK dan tiga siswa yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan akademik siswa ditandai oleh rasa takut menghadapi ujian, kekhawatiran memperoleh nilai rendah, kesulitan mengelola tugas, rendahnya kepercayaan diri, serta kurang optimalnya pengelolaan waktu belajar. Guru BK berperan sebagai fasilitator, motivator, koordinator, dan pendamping melalui layanan bimbingan klasikal yang dilaksanakan dengan penyampaian materi, diskusi, refleksi diri, pendekatan ARKA, serta pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif. Layanan tersebut memberikan dampak positif berupa meningkatnya pemahaman siswa mengenai pengelolaan kecemasan, bertambahnya motivasi belajar, meningkatnya rasa percaya diri, serta terbentuknya kebiasaan belajar yang lebih baik. Meskipun masih ditemukan kendala berupa rendahnya keterbukaan siswa dan adanya stigma terhadap guru BK, kolaborasi dengan wali kelas, guru mata pelajaran, dan orang tua mampu mendukung efektivitas layanan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan praktik layanan bimbingan klasikal sebagai strategi preventif dan pengembangan dalam mengatasi kecemasan akademik siswa di sekolah. Oleh karena itu, layanan bimbingan klasikal perlu terus dikembangkan melalui inovasi metode, media, dan kolaborasi antarpihak sekolah.