Fikri Rahmat Maulana
Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SELAYANG PANDANG DIGITALISASI DATA MEDIS MENUJU REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI INDONESIA – SEBUAH KAJIAN REVIEW Fikri Rahmat Maulana; Achmad Jaelani Rusdi; Agus Syukron Ma'ruf
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56175

Abstract

Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan bagian penting dalam transformasi digital pelayanan kesehatan di Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja, mutu pelayanan, serta integrasi dan keamanan data pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif manfaat, kendala, dan tantangan dalam implementasi RME di Indonesia. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel melalui Google Scholar menggunakan kata kunci terkait RME, manfaat, kendala, dan tantangan. Kriteria inklusi meliputi artikel yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025, berbahasa Indonesia, tersedia dalam teks lengkap, serta relevan dengan topik penelitian. Proses seleksi literatur dilakukan secara sistematis menggunakan pedoman PRISMA 2020 dan menghasilkan 12 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan RME memberikan manfaat berupa peningkatan efisiensi kerja tenaga kesehatan, percepatan pelayanan, serta peningkatan kualitas pelayanan melalui ketersediaan data yang lebih akurat, terintegrasi, dan mudah diakses. Namun, implementasi RME masih menghadapi kendala seperti gangguan jaringan, ketidakstabilan sistem, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum optimalnya kesiapan sumber daya manusia, termasuk kurangnya pelatihan dan tenaga teknologi informasi. Selain itu, tantangan yang dihadapi meliputi kebutuhan adaptasi dan peningkatan kompetensi SDM, optimalisasi dan pengembangan sistem agar lebih stabil dan user-friendly, serta keterbatasan anggaran dan dukungan infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi melalui peningkatan kompetensi SDM, penguatan infrastruktur teknologi informasi, serta dukungan kebijakan untuk mendukung keberhasilan dan keberlanjutan implementasi RME di Indonesia.