Mayang Wulandari
Program Studi DIII Akupunktur, Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASUHAN AKUPUNKTUR PADA PASIEN OBESITAS DI GRIYA SEHAT MUTIARA 28 KABUPATEN BOGOR Dwi Rossa Nurmalita; Mayang Wulandari; Amal Prihatono; Leny Candra Kurniawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56205

Abstract

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan global yang berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan metabolik, penyakit tidak menular, serta penurunan kualitas hidup. Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh pola makan yang tidak seimbang, konsumsi makanan tinggi kalori dan pedas, serta rendahnya aktivitas fisik. Berbagai pendekatan terapi digunakan untuk mengatasi obesitas, salah satunya adalah akupunktur sebagai terapi komplementer yang diketahui mampu membantu mengontrol nafsu makan, memperbaiki fungsi pencernaan, serta menyeimbangkan energi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan asuhan akupunktur pada pasien obesitas dengan diagnosis sindrom panas di lambung. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif pada satu pasien perempuan berusia 22 tahun yang menjalani terapi di Griya Sehat Mutiara 28 Kabupaten Bogor. Pemilihan partisipan dilakukan secara purposive sampling. Variabel yang diamati meliputi perubahan berat badan serta tanda dan gejala sindrom akupunktur. Pengumpulan data dilakukan melalui empat metode pemeriksaan akupunktur, yaitu inspeksi, auskultasi dan olfaksi, wawancara, serta palpasi, yang dilengkapi dengan pengukuran indeks massa tubuh dan dokumentasi perkembangan terapi. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pemeriksaan antar sesi terapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah enam sesi terapi akupunktur terjadi penurunan berat badan sebesar 2,5 kg yang disertai dengan perbaikan kondisi klinis, seperti berkurangnya nafsu makan berlebih, meningkatnya kualitas tidur, serta menurunnya keluhan asam lambung. Temuan ini menunjukkan bahwa asuhan akupunktur dengan prinsip membersihkan panas lambung dan meregulasi Qi berpotensi membantu menurunkan berat badan pada pasien obesitas sebagai terapi komplementer yang relatif aman.