Diabetes Mellitus tipe II merupakan penyakit gangguan metabolik kronis yang dengan peningkatan kadar glukosa darah dan memerlukan pengelolaan jangka panjang agar tetap bearada pada batas normal. Salah satu upaya pengendalian kadar glukosa darah adalah penerapan diet rendah gula. Namun, kepatuhan pasien dalam menjalankan diet tersebut masih menjadi permasalahan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya dukungan informasional keluarga dan motivasi diri pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan informasional keluarga dan motivasi diri dengan kepatuhan diet rendah gula pada pasien Diabetes Mellitus tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Pasirlangu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain non – eksperimental, bersifat deskriptif korelasional dengan rancangan metode cross – sectional. Populasi penelitian berjumlah 50 responden seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji fisher’s exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan informasional keluarga dalam kategori tinggi sebesar (66%), motivasi diri tinggi (92%), dan kepatuhan diet rendah gula (90%). Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan antara dukungan informasional keluarga dengan kepatuhan diet rendah gula (p-value = 0,040) serta hubungan antara motivasi diri dengan kepatuhan diet rendah gula (p-value = 0,002). Dapat disimpulkan bahwa dukungan informasional keluarga dan motivasi diri berhubungan dengan kepatuhan diet rendah gula pada pasien Diabetes Mellitus tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Pasirlangu.