Stres merupakan respon psikologis yang sering dialami mahasiswa tingkat akhir, terutama saat menyusun skripsi yang menuntut penyelesaian tepat waktu, revisi berulang, serta kemampuan akademik yang optimal. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan mental dan penurunan produktivitas mahasiswa. Salah satu faktor eksternal yang diduga berperan dalam menurunkan tingkat stres adalah dukungan teman sebaya. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan teman sebaya dengan tingkat stres mahasiswa keperawatan dalam menyusun skripsi. Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 273 mahasiswa keperawatan tingkat akhir yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan teman sebaya diadopsi oleh Qonita Rohmah, 2017 dan kuesioner tingkat stress di adaopsi oleh Azahra, 2017. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki dukungan teman sebaya dalam kategori baik dan tingkat stres dalam kategori sedang. uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan tingkat stres mahasiswa. Mahasiswa dengan dukungan teman sebaya yang rendah cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan teman sebaya dengan tingkat stres. Disarankan penelitian ini dapat menyediakan program pendampingan dan layanan konseling bagi mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, guna membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa.