Rumah sakit merupakan bagian integral atas keseluruhan sistem pelayanan kesehatan yang dikembangkan berdasar rencana pembangunan kesehatan, sehingga pengembangan rumah sakit berkaitan dari kebijaksanaan pembangunan kesehatan. Tenaga kerja yakni sumber daya yang paling berharga pada instansi. Tanpa adanya tenaga kerja yang bermutu mustahil tujuan instansi dapat tercapai dengan baik. Mengingat krusialnya hasil kerja tenaga kerja dalam mencapai hasil kerja instansi, karenanya penting diketahui faktor-faktor yang dapat memberikan peningkatan hasil kerja tenaga kerja dalam menunjang keberhasilan rumah sakit di masa depan. Faktor dari keberhasilan suatu instansi bergantung dalam gaya kepemimpinan yang terapkan pada instansi tersebut yang akan menjadi model yang dicontoh oleh bawahannya dalam keberhasilan saat menjalankan visi serta misi untuk meningkatkan pembentukan mutu sumber daya manusia. Tujuan penelitian ialah menganalisis hubungan kepemimpinan transformasional dengan kinerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah OK Arya Zulkarnain Kabupaten Batu Bara. Jenis penelitian ialah penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional study. Analisa data dengan uji chi-square pada jumlah sampel 67 responden. Hasil penelitian diketahui bahwasanya variabel yang berhubungan ialah pengaruh ideal (p=0,026), motivasi inspirasional (p=0,020), stimulasi intelektual (p=0,024), dan perhatian individu (p=0,024). Saran untuk Direktur RSUD OK Arya Zulkarnain Kabupaten Batu Bara agar melakukan peningkatan hasil kerja tenaga kerja yakni peningkatan peran pemimpin dalam memotivasi, memberikan contoh yang baik, memberikan stimulasi ataupun dorongan, hingga perhatian pada tenaga kerja serta fokus dalam peran kepemimpinan yang efektif untuk memberikan motivasi pada tenaga kerja agar adanya peningkatan hasil kerja mereka.