I Gusti Ayu Agung Adelia Maharani
Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIABETES MELITUS SEBAGAI PENYAKIT SISTEMIK : FAKTOR RISIKO, PENGENDALIAN GLIKEMIK, DAN SPEKTRUM KOMPLIKASI KLINIS : A SYSTEMATIC REVIEW I Gusti Ayu Agung Adelia Maharani; Ni Luh Putu Pranena Sastri; I Gde Pramana Gangga Bendesa; Daud Hasangapon Karsen Purba; Putu Masayu Cahyaning Lestari; Made Yuda Rindawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57078

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang bersifat sistemik, dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dan berhubungan dengan spektrum komplikasi klinis yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis bukti ilmiah terkini mengenai faktor risiko, pengendalian glikemik, serta implikasinya terhadap diabetes melitus sebagai penyakit sistemik. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan penelusuran artikel ilmiah melalui basis data Scopus, PubMed, dan Google Scholar. Artikel yang dikurasi dipilih berdasarkan kriteria inklusi publikasi penelitian yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025, relevan dengan diabetes melitus tipe 2, faktor risiko, dan kontrol glikemik. Hasil telaah menunjukkan bahwa diabetes melitus terutama tipe 2 dipengaruhi oleh kombinasi faktor genetik, usia, obesitas, hipertensi, dislipidemia, kurang aktivitas fisik, stres, dan merokok. Pengendalian glikemik berperan sentral dalam memengaruhi luaran klinis dan mencerminkan keterlibatan multi-sistem, termasuk sistem vaskular, ginjal, metabolik, dan perilaku. Berbagai pendekatan, seperti terapi farmakologis, teknologi pemantauan glukosa, modifikasi gaya hidup, dan intervensi multidisipliner, berkontribusi terhadap keberhasilan kontrol glikemik. Simpulan tinjauan ini menegaskan bahwa pengelolaan diabetes melitus memerlukan pendekatan holistik dan terintegrasi untuk mencegah komplikasi dan memperbaiki luaran jangka panjang.