Pelalgia Sarsadek baranafe
S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Nusa Nipa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH EKSTRAK BIJI SRIKAYA (ANONNA SQUAMOSA) DENGAN LARUTAN ETHANOL TERHADAP FERTILITAS MENCIT BETINA Pelalgia Sarsadek baranafe
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57115

Abstract

Pencarian global terhadap obat antifertilitas terus dilakukan untuk mengatasi masalah ledakan populasi. Terdapat beberapa tanaman obat yang dapat digunakan sebagai pengobatan antifertilitas, salah satunya adalah buah Srikaya (Annona squamosa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antifertilitas dari ekstrak biji srikaya dengan pelarut etanol pada mencit betina putih. Penelitian ini merupakan studi randomized control trial yang dilakukan pada 12 ekor mencit, dibagi menjadi 4 kelompok (T1, T2, T3, dan kontrol) dengan 3 kali replikasi. Pada kelompok kontrol negatif, 3 ekor mencit diberi perlakuan akuades. Kelompok T1, T2, dan T3 masing-masing diberikan ekstrak biji srikaya dengan dosis 0,03 mg/hari, 0,07 mg/hari, dan 0,14 mg/hari. Setiap kelompok diberikan 0,5 ml/hari ekstrak biji srikaya secara oral selama 14 hari. Variabel dependen adalah infertilitas yang diukur berdasarkan jumlah janin. Perbedaan rata-rata antar kelompok diuji menggunakan uji ANOVA. Terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada rata-rata jumlah janin antara kelompok kontrol (rata-rata = 8,33), kelompok T1 (rata-rata = 6,33), kelompok T2 (rata-rata = 4,33), dan kelompok T3 (rata-rata = 1,00), dengan nilai p < 0,05. Semakin tinggi dosis ekstrak biji srikaya yang diberikan kepada mencit, semakin sedikit jumlah janin yang dihasilkan. Ekstrak biji srikaya (Annona squamosa) menurunkan jumlah janin pada mencit betina putih.