Rezka Nurvinanda
Institut Citra Internasional, Program Studi Ilmu Keperawatan, Pangkalpinang, Prov. Kep. Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS TIDUR REMAJA DI SMK NEGERI 2 KOBA TAHUN 2024 M. Alamsah; Rezka Nurvinanda; Agustin Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57392

Abstract

Remaja merupakan aset masa depan bangsa yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak ke dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, kognitif, dan sosial. Penelitian menunjukkan bahwa 62% remaja di dunia mengeluhkan gangguan tidur, dan 69% siswa SMA di Tualang mengalami kualitas tidur yang buruk. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas tidur remaja antara lain penggunaan gadget sebelum tidur, kurangnya aktivitas fisik, dan gaya hidup yang tidak sehat. Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak negatif pada kesehatan remaja, seperti obesitas, penyakit kardiovaskuler, dan penyakit Diabetes Mellitus. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas tidur remaja, seperti mengatur waktu tidur, mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur, dan meningkatkan aktivitas fisik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional dan teknik sampling random atau probability area (cluster) untuk mengkaji hubungan antara variabel independen dan dependen, dengan sampel berjumlah 79 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan uji chi-square p value 0,034 < =0,05 yang berarti ada hubungan bermakna antara durasi penggunaan gadget dengan kualitas tidur, nilai p value 0,006 < =0,05 yang berarti ada hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur, nilai p value 0,044 <  =0,05 yang berarti ada hubungan bermakna antara gaya hidup dengan kualitas tidur. Kesimpulan dari penelitian ini Ada hubungan bermakna antara aktivitas fisik dan kualitas tidur remaja di SMK Negeri 2 Koba Tahun 2024, Ada hubungan bermakna antara gaya hidup dan durasi penggunaan gadget dengan kualitas tidur remaja di SMK Negeri 2 Koba Tahun 2024.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TENTANG SLEEP HYGIENE TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA DI SMA NEGERI 2 TANJUNG PANDAN BELITUNG TAHUN 2024 susi susi; Rezka Nurvinanda; Agustin Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58280

Abstract

Remaja sering kali memiliki kebiasaan yang dapat berdampak negatif atau dapat membentuk kebiasaan positif yang dapat membantu berkembang saat ini dan sepanjang hidup salah satunya kebiasaan tidur dan istirahat. Sleep hygiene merupakan rangkaian rekomendasi perilaku dan kondisi lingkungan yang mendukung dan memelihara durasi tidur sesuai rekomendasi. Global Insomnia Statistic pada 2 tahun terakhir (2022-2024) menunjukkan peningkatan gangguan tidur setiap malam pada usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh edukasi kesehatan tentang sleep hygiene terhadap pengetahuan remaja di SMA Negeri 2 Tanjung Pandan Belitung Tahun 2024. Desain penelitian ini merupakan kuantitatif dengan metode Pre Experimen dengan Pre test dan Post test one group design, dengan hasil berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa atau siswi kelas X4 di SMA Negeri 2 Tanjung Pandan Belitung Tahun 2024 dengan jumlah 36 remaja. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil Pre test dengan Post test yang artinya ada pengaruh edukasi kesehatan tentang sleep hygiene selama 1 hari terhadap pengetahuan remaja di SMA Negeri 2 Tanjung Pandan Belitung Tahun 2024 dengan hasil Uji statistik didapatkan p value= 0,000 <0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peningkatan pengetahuan terjadi karena adanya proses pemahaman. Pemberian edukasi kesehatan mengenai sleep hygiene baik menggunakan media booklet dan power point yang disertai pemahaman sleep hygiene dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas tidur. Saran dari penelitian ini diharapkan remaja dapat lebih tepat dalam mempersiapkan tidur agar dapat mengatasi gangguan tidur dengan menerapkan sleep hygiene dan pola hidup yang sehat.