Rachel Rae Kusuma
Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMERIKSAAN DAN DIAGNOSIS ADHD PADA POPULASI DEWASA DI INDONESIA : TINJAUAN SINTESIS DARI BERBAGAI PEDOMAN KLINIS Rachel Rae Kusuma; Made Kurnia Widiastuti Giri; Nyoman Intan Permatahati Wiguna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57442

Abstract

Konseptualisasi attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD) telah bergeser dari gangguan perilaku disruptif terbatas pada masa kanak-kanak menjadi gangguan perkembangan saraf yang dapat menetap hingga dewasa. Gangguan ini masih sering mengalami underdiagnosis/misdiagnosis akibat keterbatasan pengetahuan dan pelatihan penyedia layanan, kondisi dual reference, dan absennya pedoman praktik klinis operasional untuk asesmen ADHD di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk: (1) mengurai dan membandingkan sistem klasifikasi diagnosis ADHD pada populasi dewasa di Indonesia; (2) menjelaskan diagnosis banding dan komorbiditas yang relevan; serta (3) menyintesis tahapan pemeriksaan klinis operasional ADHD pada populasi dewasa dari berbagai pedoman. Menggunakan metodologi tinjauan pustaka naratif, penelitian ini menganalisis berbagai buku/manual, dokumen pemerintah, dan artikel ilmiah terkini yang ditelusuri dari basis data elektronik dan sumber institusional resmi. Tinjauan menunjukkan adanya perbedaan mendasar terkait ADHD dalam kerangka konseptual, batas usia onset, ambang jumlah gejala, dan spesifikasi gejala pada dewasa antarsistem klasifikasi ICD-10/PPDGJ-III dan ICD-11/DSM-5. Selain itu, kondisi neurologis, psikiatrik, medis, dan efek samping obat dapat menjadi diagnosis banding dari ADHD. Artikel ini juga menyintesis tujuh tahap pemeriksaan klinis operasional ADHD pada populasi dewasa. Tinjauan ini menawarkan kerangka kerja operasional bagi klinisi untuk meningkatkan akurasi diagnostik serta memberikan dasar konseptual bagi pemerintah dalam penyusunan pedoman praktik klinis nasional mengenai ADHD lintas rentang kehidupan.