Nyeri setelah operasi merupakan masalah yang terjadi pada pasien karena kerusakan jaringan dan proses inflamasi setelah dilakukan tindakan pembedahan. Kondisi nyeri menimbulkan ketidaknyamanan yang dirasakan serta memperlambat proses penyembuhan apabila tidak ditangani dengan baik. Selain terapi farmakologis, sebagai terapi pendamping yaitu terapi nonfarmakologis yang dapat mengurangi intensitas nyeri dengan teknik relaksasi benson. Terapi relaksasi benson merupakan terapi yang menggabungkan teknik pernapasan dalam dan pengulangan kata yang memberikan ketenangan sehingga tubuh menjadi nyaman dan persepsi nyeri berkurang. Metode penelitian menggunakan pendekatan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang pasien dengan retensi urin pada hidronefrosis grade IV yang dilakukan operasi URS (ureteroskopi) dan hasil asuhan keperawatan yang dilakukan selama 3 hari didapatkan masalah nyeri akut teratasi dengan ditandai sudah tidak mengeluh nyeri dan sudah diizinkan pulang dari rawat inap pada hari ketiga. Setelah dilakukan asuhan keperawatan pada hari ketiga didapatkan bahwa pasien sudah tidak mengeluh nyeri ditandai dengan keluhan nyeri menurun, meringis berkurang, keadaan pasien sudah membaik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian terapi relaksasi benson efektif dalam mengurangi nyeri akut pada pasien pasca operasi. Kesimpulan penelitian adalah teknik relaksasi Benson efektif sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membatu menurunkan nyeri telah operasi yang mampu memberikan efek relaksasi dan meningkatkan kenyamanan pasien selama masa pemulihan.