Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang memerlukan pengobatan jangka panjang dengan tingkat kepatuhan minum obat yang tinggi untuk mencapai keberhasilan terapi. Lamanya durasi pengobatan sering menyebabkan kejenuhan pada pasien sehingga meningkatkan risiko ketidakpatuhan. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis adalah dukungan keluarga, baik dalam bentuk perhatian, motivasi, maupun pengawasan selama menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di puskesmas berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif. Penelusuran artikel dilakukan melalui berbagai database online dengan rentang publikasi 10 tahun terakhir. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli, tersedia dalam teks lengkap, serta membahas dukungan keluarga, kepatuhan minum obat, dan hubungan keduanya pada pasien tuberkulosis. Adapun kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah artikel yang merupakan literature review. Berdasarkan hasil penelusuran, diperoleh 15 artikel yang memenuhi kriteria. Sebanyak 11 artikel menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis, sedangkan 4 artikel lainnya tidak menunjukkan hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Berdasarkan hasil literature review, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan peningkatan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga perlu dioptimalkan sebagai salah satu strategi untuk mendukung keberhasilan pengobatan tuberkulosis di puskesmas.