Kemajuan teknologi internet saat ini tidak hanya memudahkan untuk akses informasi tetapi juga menawarkan hiburan seperti game online yang sangat populer di kalangan anak sekolah dasar. Kecanduan game online telah menjadi masalah serius karena berpotensi mengganggu aspek perkembangan individu, terutama dalam menurunkan motivasi belajar anak, anak yang kecanduan game online akan merasa game online lebih menyenangkan dari pada belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan bermain game online dengan motivasi belajar pada anak di SD Katolik Santa Theresia Malalayang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian berjumlah 58 responden siswa kelas 5 yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan bivariat menggnakan uji korelasi Spearmen Rank. Hasil penelitin menunjukkan mayoritas responden (58,6%) memiliki tingkat motivasi belajar sedang dan tingkat kecanduan bermain game online sedang (39,7%). Berdasarkan hasil statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0,008 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kecanduan bermain game online dengan motivasi belajar. Nilai koefisien korelasi negatif sebesar -0,344 mengindikasikan bahwa semakan tinggi tingkat kecanduan maka semakin rendah motivasi belajar anak. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif yang signifikan anatar kecanduan bermain game online dengan motivasi belajar pada anak di SD Katolik Santa Theresia Malalayang. Saran untuk pihak sekolah diharapkan dapat mendorong kebijakan yang lebih ketat terhadap penggunaan gadget di lingkungan sekolah.