Aktivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas menghasilkan beragam limbah medis yang dapat berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat apabila pengelolaannya kurang tepat. Penelitian ini berttujuan untuk melakukan analisis mendalam mengenai pengelolaan limbah medis pada UPTD Puskesmas Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan jumlah informan 6 orang terdiri dari Ketua Pengelola Kesehatan Lingkungan, dokter, Kepala IGD, Kepala Ruang Rawat Inap, Perawat Gigi dan Bidan. Data utama penelitian ini adalah data primer dilengkapi dengan data sekunder. Informasi dalam penelitian didapatkan dengan melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview) dan FGD kepada Kepala Bidang Kesehatan Lingkungan dan Petugas/Pegawai Puskesmas Tanah Luas, dianalisis menggunakan metode studi kasus dengan melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis di Puskesmas Tanah Luas menghadapi sejumlah tantangan yang signifikan. Hal ini meliputi kurangnya pemahaman tentang jenis limbah medis, kurangnya pelatihan yang memadai untuk pengelolaan limbah, infrastruktur yang kurang memadai, dan kurangnya kesadaran akan risiko lingkungan dan kesehatan yang terkait dengan limbah medis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengelolaan limbah medis pada Puskesmas Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara dapat dikatakan belum sesuai dengan pengelolaan limbah medis menurut Permenkes RI No. 18 Tahun 2020. Saran kepada Puskesmas Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara agar memperbaiki pengelolaan limbah medis, sehingga dapat menjaga kesehatan lingkungan dan masyarakat sekitar Puskesmas.