Jaminan Kesehatan Nasional merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk menjamin pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dalam pelaksanaannya, tenaga Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) memiliki peran penting dalam mendukung administrasi pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan JKN. Oleh karena itu, mahasiswa Diploma III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (DIII RMIK) perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai JKN sebagai bekal dalam menghadapi Praktik Kerja Lapangan. Namun, masih terdapat mahasiswa yang belum memahami JKN secara optimal sehingga dapat memengaruhi kesiapan mereka dalam melaksanakan PKL. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pemahaman mahasiswa DIII RMIK terhadap JKN dengan kesiapan Praktik Kerja Lapangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan di Kampus III ITSK RS dr. Soepraoen Malang. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Tingkat III DIII RMIK yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan sebanyak 41 mahasiswa. Penelitian ini diambil dengan cara Teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan uji korelasi Kendall’s Tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa terhadap JKN berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 2,68, sedangkan kesiapan PKL berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,10. Hasil uji Kendall’s Tau-b menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p<0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,450 yang menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan sedang. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman mahasiswa DIII RMIK terhadap JKN dengan kesiapan PKL. Semakin baik pemahaman mahasiswa mengenai JKN, maka semakin tinggi pula kesiapan mahasiswa dalam menghadapi PKL.