Fuji Padia Ramdani
S1 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP DERAJAT NYERI PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA KADER IMMAWATI UNISA YOGYAKARTA TAHUN 2024 Fuji Padia Ramdani; Ismarwati Ismarwati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58406

Abstract

Perempuan usia subur memiliki berbagai masalah kesehatan reproduksi di setiap bulannya dengan menstruasi atau haid mereka salah satunya yaitu Premenstrual Syndrome (PMS). Prevalensi PMS di Indonesia semakin meningkat dan sekitar 80% wanita usia remaja mengalami gejala yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Masalah Kesehatan reproduksi perempuan dapat menjadi suatu hal yang berbahaya bagi kesejahteraan dan mempengaruhi kualitas hidup, saat ini International Conference on Population and Development (ICPD) menekankan pentingnya remaja perempuan dan perempuan usia subur untuk dapat mengakses layanan dan penyuluhan kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur terhadap derajat nyeri premenstrual syndrome (PMS) pada kader Immawati UNISA Yogyakarta. Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer berupa kuesioner PSQI untuk mengukur kualitas tidur dan kuesioner SPAF untuk mengukur derajat nyeri PMS responden dengan menggunakan teknik total sampling dalam pengambilan sampel dan uji analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian yang diperoleh dari 45 responden diketahui bahwa 37 responden (82,8%) memiliki kualitas tidur buruk dan 33 responden (73,3%) mengalami derajat nyeri PMS sedang-berat, pada penelitian ini diketahui sebanyak 31 responden (83,8%) memiliki kualitas tidur buruk dengan derajat nyeri PMS sedang-berat dengan nilai p-value sebesar 0,002 (p<0,005) serta nilai contingency coefficient 0,453. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan antara kualitas tidur terhadap derajat nyeri PMS pada kader Immawati UNISA Yogyakarta dengan keeratan hubungan cukup kuat.