Musculoskeletal Disorder (MSDs) merupakan keluhan pada otot skeletal yang menerima beban statis secara terus menerus dan dalam waktu yang lama serta dapat menimbulkan keluhan berupa nyeri pada sendi, ligamen dan tendon. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) Pada Pekerja Pemanen Kelapa Sawit Di Kecamatan Puriala Kabupaten Konawe. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pekerja pemanen kelapa sawit di Kecamatan Puriala Kabupaten Konawe sebanyak 827 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 263 responden pemanen kelapa sawit yang diperoleh menggunakan teknik propotional random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Analisis data menggunakan uji Chi-square dan Fisher Exact dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara masa kerja p-value = 0,954, durasi kerja p-value = 0,635 dan postur kerja p-value = 0,481 dengan keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja pemanen kelapa sawit di Kecamatan Puriala Kabupaten Konawe. Namun terdapat hubungan antara usia p-value = 0,016 beban kerja fisik p-value = 0,000 dengan keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs). Kesimpulan penelitian ini adalah usia dan beban kerja fisik merupakan faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja pemanen kelapa sawit di Kecamatan Puriala Kabupaten Konawe.