Gout arthritis merupakan penyakit inflamasi sendi yang ditandai peningkatan kadar asam urat, nyeri sendi, dan keterbatasan aktivitas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kemampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan nyeri gout arthritis di rumah melalui akupresur. Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga pada tiga keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gout arthritis, kadar asam urat tinggi dan keluhan nyeri sendi. Intervensi meliputi pendidikan kesehatan, dukungan pengambilan keputusan keluarga dalam memilih caregiver, pelatihan akupresur, serta pendampingan pelaksanaan akupresur oleh caregiver selama 6-7 hari, dua kali sehari selama 10-15 menit. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran skala nyeri, tekanan darah, dan kadar asam urat selama 10 kali kunjungan. Hasil menunjukkan care giver terpilih adalah anak dan cucu yang tinggal serumah, melakukan akupressur dengan sangat baik, Dukungan keluarga dalam mengingatkan dan membatasi makanan pencetus turut memperkuat keberhasilan perawatan. Perubahan skala nyeri dan kadar asam urat sebelum dan setelah akupressur yaitu klien 1 (6-0; 8,4 mg/dl-5,3mg/dl), klien 2 (6-0; 8,3mg/dl-5,3mg/dl), klie 3 (7-2; 7,5mg/dl-5,6mg/dl, serta tidak terdapat keluhan kaki terasa berat dan panas. Kesimpulan penelitian adalah seluruh caregiver keluarga mampu merawat dan mengatasi nyeri gout dan kadar asam urat menjadi batas normal klien dengan akupressur titik KI3 dan ST36 dan dukungan pengendalian faktor pencetus di rumah. Disarankan kepada keluarga untuk tetap melanjutkan akupressur khususnya ST36 untuk meningkatkan imunitas klien dan mengembangkan desain quasi eksperimen bagi peneliti selanjutnya.