Nurfatma Chairani
Pendidikan Profesi Gizi, Poltekkes Kemenkes Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAYA TERIMA STIKJAR SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN TAMBAHAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Nurfatma Chairani; H. Mustamin; Manjilala Manjilala
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59177

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu masalah gizi utama pada balita di Indonesia yang dapat berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Salah satu upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal yang memiliki kandungan gizi baik dan daya terima tinggi. STIKJAR merupakan produk pangan fungsional berbahan dasar ikan cakalang dan ubi jalar yang dikembangkan sebagai alternatif makanan tambahan bagi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula terbaik, mengetahui daya terima, dan menganalisis kandungan gizi STIKJAR sebagai alternatif makanan tambahan untuk pencegahan stunting. Penelitian kuantitatif ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah penentuan formula terbaik melalui uji organoleptik terhadap tiga formula STIKJAR (F1, F2, dan F3) menggunakan 50 panelis agak terlatih. Parameter yang dinilai meliputi rasa, aroma, tekstur, dan warna menggunakan skala hedonik serta dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis. Tahap kedua adalah uji daya terima formula terbaik pada 30 ibu balita menggunakan kategori suka, agak suka, dan tidak suka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula terbaik adalah F3 dengan penambahan ikan cakalang 18% dan ubi jalar 36% yang memperoleh rerata tertinggi pada parameter rasa (4,36), aroma (4,38), tekstur (4,14), dan warna (3,96) dengan nilai p<0,05. Hasil uji daya terima menunjukkan sebagian besar ibu balita menyatakan suka terhadap rasa (80,0%), aroma (80,0%), dan tekstur (76,7%). Kandungan gizi STIKJAR per 50 gram sajian yaitu energi 143 kkal, protein 3,7 gram, lemak 6,6 gram, karbohidrat 16,8 gram, serat 0,8 gram, dan zat besi 0,3 mg. STIKJAR berpotensi menjadi alternatif makanan tambahan berbasis pangan lokal untuk mendukung upaya pencegahan stunting pada balita.