Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global karena berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, dan penyakit ginjal kronis. Pengendalian hipertensi tidak hanya dilakukan melalui terapi farmakologis, tetapi juga memerlukan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan mudah diterapkan. Salah satu bentuk latihan fisik yang berpotensi menurunkan tekanan darah adalah Isometric Fore Arm Plank Resistance Training. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Isometric Fore Arm Plank Resistance Training terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Sungai Lasi. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 17 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer yang telah dikalibrasi. Analisis data dilakukan menggunakan paired sample t-test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata tekanan darah sistolik menurun dari 165,29 ± 10,675 mmHg menjadi 160,78 ± 10,570 mmHg dengan nilai p = 0,009. Rerata tekanan darah diastolik juga mengalami penurunan dari 93,80 ± 6,063 mmHg menjadi 89,80 ± 5,700 mmHg dengan nilai p = 0,005. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Isometric Fore Arm Plank Resistance Training berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi. Latihan ini dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis pendamping yang mudah, aman, ekonomis, dan berpotensi diterapkan dalam program pengelolaan hipertensi di fasilitas pelayanan kesehatan primer.