Asep Setiawan
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH B3 DI PT. XYZ TAHUN 2024 Asep Setiawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.60058

Abstract

  Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), produksi limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 59,83 juta ton. Permasalahan pengelolaan limbah ini tidak hanya terkait pengembangan regulasi maupun teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor kepatuhan individu maupun stakeholder dalam praktik pengelolaan. PT XYZ sebagai perusahaan yang berpotensi menghasilkan limbah B3 dari kegiatan produksinya perlu memastikan sistem pengelolaan berjalan sesuai aturan agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pekerja, masyarakat, maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengelolaan limbah B3 di PT XYZ berdasarkan pedoman Standar Prosedur Operasional (SPO) perusahaan dan ketentuan regulasi yang berlaku. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi langsung di lapangan. Pendekatan ini dilakukan untuk memahami fenomena, menggambarkan fakta, serta menemukan kendala yang dihadapi dalam sistem pengelolaan limbah B3. PT XYZ telah melaksanakan tahapan pengelolaan limbah B3 sesuai peraturan, meliputi identifikasi, pemilahan, pelabelan, pewadahan, penyimpanan sementara, hingga pengangkutan ke fasilitas berizin. Jenis limbah dominan yang ditemukan antara lain lab waste, lampu TL bekas, rejected chemical, kemasan terkontaminasi, serta baterai dan oli bekas. Meski demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan fasilitas pewadahan, penggunaan media penyimpanan yang tidak sesuai standar, serta pelabelan dan dokumentasi yang belum optimal. Secara keseluruhan, PT XYZ telah memiliki dasar pengelolaan limbah B3 yang cukup baik dan sesuai regulasi. Namun, diperlukan perbaikan berupa konsistensi implementasi antarunit, penyediaan sarana penyimpanan yang memadai, digitalisasi sistem pelaporan, serta peningkatan kapasitas SDM guna mendukung efektivitas dan keberlanjutan pengelolaan limbah.