Taufiqurrahman Taufiqurrahman
Program Studi Diploma IV Teknik Radiologi Pencitraan, STIKES Dian Husada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TEKNIK PEMERIKSAAN CT SCAN ABDOMEN KONTRAS PADA PASIEN DENGAN KLINIS ABDOMINAL PAIN Prapti Indriyani; Taufiqurrahman Taufiqurrahman; Aprilia Dwi Ardianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.60061

Abstract

Abdominal pain merupakan keluhan umum di pelayanan kegawatdaruratan dengan spektrum diagnosis yang luas dan memerlukan penegakan diagnosis yang cepat serta akurat untuk mencegah komplikasi serius. CT Scan abdomen kontras telah terbukti memiliki sensitivitas dan spesifisitas tinggi dalam mendeteksi kelainan intraabdomen, namun variasi protokol pemeriksaan, penggunaan media kontras, dan pemilihan fase scanning masih menjadi tantangan untuk mengoptimalkan akurasi diagnostik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan secara komprehensif teknik pemeriksaan CT Scan abdomen dengan media kontras pada pasien dengan klinis abdominal pain, serta menganalisis dan mengevaluasi peranannya dalam penegakkan diagnosis. Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung pada pasien dengan klinis abdominal pain yang menjalani pemeriksaan CT Scan abdomen kontras di Instalasi Radiologi Hermina Depok Hospital pada periode Agustus 2025. Pemeriksaan CT Scan abdomen kontras dilakukan menggunakan protokol multiphase dengan fase non-kontras, fase portal venous (detik ke-70), dan fase delayed (5 menit). Media kontras yang digunakan meliputi Iohexol intravena (50 mL + saline 35 mL, flow rate 3 mL/detik), kontras oral dan anal berbasis Manitol. Temuan pencitraan menunjukkan pelebaran appendix dengan diameter ±9,3 mm disertai enhancement dinding appendix dan minimal fat stranding yang mengarah pada probable appendicitis. Fase delayed memberikan visualisasi ureter distal dan vesika urinaria yang optimal tanpa tanda obstruksi. Kualitas citra dinilai optimal dengan enhancement portal adekuat, distensi usus baik, dan tanpa motion artifact bermakna, mendukung interpretasi radiologis yang akurat. Protokol CT Scan abdomen multiphase dengan kombinasi kontras oral, anal, dan intravena memberikan visualisasi organ abdomen yang optimal dalam mengevaluasi kasus abdominal pain, serta meningkatkan akurasi diagnostik dan penegakkan diagnosis melalui evaluasi menyeluruh terhadap organ-organ intraabdomen dan sistem urinaria.