Kamsudin Kamsudin
Universitas Labuhanbatu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI SMK NEGERI 3 RANTAU UTARA Kamsudin Kamsudin
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v7i1.9109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam penerapan Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 3 Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada Januari 2026 s.d Februari 2026. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sumber data primer terdiri atas kepala sekolah sebagai informan kunci, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan sarana prasarana sebagai narasumber, serta tiga guru produktif sebagai responden. Data sekunder diperoleh dari dokumen resmi sekolah, buku, jurnal, dan sumber tertulis lainnya yang relevan sebagai pendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai supervisor telah dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan melalui empat aspek, yaitu perencanaan, pelaksanaan, teknik, dan tindak lanjut supervisi. Perencanaan dilakukan melalui pemetaan kebutuhan guru dan penyusunan jadwal terintegrasi. Pelaksanaan supervisi menggunakan pendekatan klinis melalui observasi kelas dan refleksi bersama. Teknik supervisi memadukan teknik individual dan kelompok, seperti kunjungan kelas, coaching, komunitas belajar, dan workshop. Tindak lanjut dilakukan melalui umpan balik konstruktif, pendampingan, serta pelatihan peningkatan kompetensi. Supervisi dilaksanakan melalui pendekatan klinis secara humanis dan kolaboratif sehingga mendukung penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dengan demikian, guru lebih reflektif dan siap menerapkan Kurikulum Merdeka secara efektif dan berpusat pada peserta didik.