Deny Eka Widyastuti
Universitas Kusuma Husada Surakarta, Jl. Jaya Wijaya No. 11, Kadipiro, Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan WUS tentang Kesehatan Prakonsepsi dengan Kesiapan Kehamilan lilis Nur Hidayati; Megayana Yessy; Deny Eka Widyastuti
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 13, No 2 (2026)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.118378

Abstract

Latar Belakang: Masa prakonsepsi merupakan periode penting dalam persiapan kehamilan yang sehat. Angka Kematian Ibu (AKI) di Kalimantan Barat tahun 2023 mencapai 165 per 100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi (AKB) sebanyak 862 kasus. Tingginya angka kematian ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya persiapan kehamilan yang optimal. Pengetahuan tentang kesehatan prakonsepsi berperan penting dalam membentuk kesiapan kehamilan pasangan usia subur. Studi pendahuluan di TPMB Hj Nuripah S.ST., Bdn menunjukkan 85% WUS belum mengetahui tentang kesehatan prakonsepsi dan 80% belum melakukan persiapan kehamilan secara optimal.Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara hubungan pengetahuan ibu tentang kesehatan prakonsepsi dengan kesiapan kehamilan di TPMB HJ. Nuripah S.ST., Bdn.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross sectional dengan populasi adalah wus yang berkunjung ke TPMB bulan januari sampai dengan Maret 2025 rata-rata sebanyak 79 orang.  Jumlah sampel 48 responden. Teknik pengambilan sampel simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan rendah dan kesiapan kehamilan yang belum optimal. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan wanita usia subur tentang kesehatan prakonsepsi dengan kesiapan kehamilan (p = 0,005).Kesimpulan: Hasil penelitian ini menyarankan program promosi kesehatan prakonsepsi melalui penyuluhan rutin kepada Wanita Usia Subur, menyediakan media edukasi yang mudah dipahami, meningkatkan kualitas pelayanan konseling prakonsepsi, serta melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap pengetahuan dan kesiapan kehamilan WUS di wilayah kerjanya.