Tri Pujiana
Universitas Andalas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tanaman Padi (Oryza sativa) Studi Kasus di Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat Mohamad Rendi Bachtiar Bachtiar; Dulbari Dulbari; Tri Pujiana
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/b96ggr06

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya tanaman padi (Oryza sativa) sebagai komoditas utama ketahanan pangan nasional serta adanya permasalahan stagnasi produktivitas di Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas padi serta mengidentifikasi solusi terhadap permasalahan yang terjadi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu 10 desa dengan masing-masing 5 petani sehingga total responden berjumlah 50 petani. Data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, penyebaran angket, serta pengukuran ubinan pada petak 2,5 m × 2,5 m. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas padi serta mengidentifikasi solusi terhadap berbagai permasalahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas padi berkisar antara 3,3–7,7 ton/ha dengan rata-rata 5,7 ton/ha. Faktor iklim (79%), kualitas benih (77,5%), pengendalian hama (72%), dan irigasi (70,5%) berada pada kategori tinggi dalam mempengaruhi produktivitas. Permasalahan utama prioritas I (sangat mendesak) dalam usaha tani padi di Kecamatan Kebun Tebu adalah keterbatasan sarana irigasi dan pemupukan yang tidak sesuai rekomendasi karena sangat memengaruhi produktivitas padi. Selanjutnya, Prioritas II (mendesak) meliputi rendahnya penggunaan benih bermutu dan pengendalian OPT yang belum optimal, sedangkan Prioritas III (cukup mendesak) meliputi rendahnya kerja sama kelompok tani dan tingginya biaya produksi yang turut memengaruhi optimalisasi hasil produksi padi.