Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesiapan Transformasi Digital pada UMKM Menggunakan Model TOE di Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka Mustafa; Iien Rohmatun Nisa; Kartomo
GJET : Global Journal of Educational Technology Vol. 2 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/gjet.v2i1.114

Abstract

Transformasi digital menjadi salah satu strategi penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing. Namun, tingkat kesiapan transformasi digital UMKM di wilayah kecamatan, khususnya di daerah yang masih berkembang, belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan transformasi digital pada UMKM di Kecamatan Polinggona, Kabupaten Kolaka, menggunakan model Technology Organization Environment (TOE). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan responden sebanyak 48 pelaku UMKM yang bergerak pada sektor perdagangan, kuliner, jasa, dan produksi rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert yang disusun berdasarkan tiga dimensi TOE, yaitu teknologi, organisasi, dan lingkungan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, indeks kesiapan, serta kategorisasi tingkat kesiapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesiapan transformasi digital UMKM di Kecamatan Polinggona berada pada angka 2,61 dari skala 5, yang termasuk dalam kategori belum siap. Dimensi teknologi memperoleh skor rata-rata 2,54, dimensi organisasi 2,67, dan dimensi lingkungan 2,63. Temuan menunjukkan bahwa kendala utama terletak pada keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya keterampilan penggunaan teknologi, belum adanya perencanaan digital usaha, serta dukungan eksternal yang masih terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UMKM di Kecamatan Polinggona belum sepenuhnya siap melakukan transformasi digital secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital, pendampingan usaha, dukungan kebijakan, dan pengembangan ekosistem digital lokal untuk meningkatkan kesiapan transformasi digital UMKM secara bertahap.