Rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi letak dan kondisi geografis Negara Indonesia disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas dan kurang interaktif, sehingga peserta didik kurang aktif dan mengalami kesulitan memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Mainan Peta Anak (MAPENA) Visual yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SDN Parang 2. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas guru dan 30 peserta didik kelas V SDN Parang 2, dengan uji coba terbatas pada 10 peserta didik dan uji coba luas pada 20 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi ahli, angket respons guru dan peserta didik, observasi, wawancara, serta tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media MAPENA Visual memperoleh tingkat kevalidan sebesar 82% dari ahli media dan 98% dari ahli materi. Tingkat kepraktisan mencapai 86% berdasarkan respons guru, 85% pada uji coba terbatas, dan 80% pada uji coba luas. Keefektifan media ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,88 pada uji coba terbatas dengan kategori tinggi dan 0,65 pada uji coba luas dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran MAPENA Visual valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi letak dan kondisi geografis Negara Indonesia bagi peserta didik kelas V SDN Parang 2.