Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji klasifikasi dan jenis media pembelajaran serta peranannya dalam mendukung keberhasilan proses belajar mengajar. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih banyaknya pendidik yang belum memahami secara mendalam mengenai ragam klasifikasi dan jenis media pembelajaran, sehingga pemilihan dan penggunaan media dalam proses belajar mengajar seringkali tidak tepat sasaran dan kurang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui metode studi literatur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan, meliputi buku teks, jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk, indera yang digunakan, tingkat kekonkretan, dan tingkat kerumitan teknologinya. Jenis media pembelajaran meliputi media visual, audio, audiovisual, cetak, dan media berbasis teknologi digital yang masing-masing memiliki karakteristik dan fungsi tersendiri. Media pembelajaran terbukti berperan strategis dalam meningkatkan motivasi, pemahaman, dan hasil belajar peserta didik. Di era digital, media pembelajaran berbasis teknologi menghadirkan peluang besar berupa fleksibilitas dan interaktivitas, namun juga menghadapi tantangan berupa kesenjangan digital dan keterbatasan kompetensi digital pendidik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman yang komprehensif mengenai klasifikasi dan jenis media pembelajaran sangat penting bagi pendidik dalam menciptakan proses belajar mengajar yang efektif, inovatif, dan bermakna.