Syifa Alifia Nabila
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Model Karakter Virtual Youtuber Minangkabau Syifa Alifia Nabila; Dini Faisal
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 15, No 4 (2025): inpress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v15i4.136868

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat memudahkan masyarakat dalam mengakses, memproduksi, dan menyebarkan informasi melalui platform digital. YouTube merupakan salah satu platform yang paling banyak digunakan di Indonesia, dengan lebih 143 juta pengguna pada tahun 2025. Dominasi YouTube semakin kuat di kalangan Gen Z, di mana lebih dari 78% responden menyatakan bahwa YouTube lebih efektif dibandingkan platform lain dalam menyediakan beragam konten video. Popularitas YouTube juga melahirkan fenomena baru yaitu Virtual YouTuber (VTuber), di mana kreator menampilkan diri melalui avatar digital 2D atau 3D. Fenomena ini berkembang pesat dan telah meluas ke berbagai negara termasuk Indonesia. Namun, di tengah pesatnya perkembangan digital, budaya lokal masih kurang terekspos dan kurang diminati oleh generasi muda. Budaya Minangkabau, yang kaya akan nilai adat dan visual, memiliki potensi besar untuk diadaptasi ke dalam media digital modern. Penelitian ini bertujuan merancang model karakter VTuber Minangkabau melalui pendekatan modernisasi visual agar relevan dengan preferensi Gen Z. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Hasil penelitian berupa desain karakter VTuber 2D yang memadukan dan mengadaptasi elemen visual budaya Minangkabau seperti motif, warna marawa, dan bentuk pakaian tradisional yang dimodifikasi secara modern. Berdasarkan hasil uji validasi Model 1 memperoleh nilai rata-rata tertinggi (4.67 dari Ahli 1 dan 4.83 dari Ahli 2). Model karakter VTuber Minangkabau yang terpilih mampu memadukan elemen budaya tradisional dengan estetika modern, serta dinilai layak oleh ahli sebagai media kreatif dalam memperkenalkan budaya Minangkabau melalui platform digital seperti YouTube.