Nasya Altiara Cahya Pangestu
Universitas Ngudi Waluyo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pijat oksitosin dan breast care pada pengelolaan kasus pasien menyusui tidak efektif pada ibu primipara postpartum spontan: Oxytocin massage and breast care in the management of cases of breastfeeding patients are not effective in primiparous mothers with spontaneous postpartum. Eka Adimayanti; Nasya Altiara Cahya Pangestu
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.359

Abstract

Latar belakang: Primipara merupakan ibu yang pertama kali melahirkan sehingga kurang pengalaman dan pengetahuan untuk meningkatkan produksi ASI ketika anaknya lahir. Ibu merasa stres dan kondisi kelainan pada payudara seperti puting datar atau terbalik dapat menyebabkan produksi ASI tidak lancar. Stress pascapersalinan juga memengaruhi hormon oksitosin dan prolaktin yang berperan penting dalam proses menyusui, penatalaksanaan efektif. Untuk mengatasi masalah ini meliputi pijat oksitosin, dan perawatan payudara (breast care), yang mendukung kelancaran produksi ASI Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin dan breast care terhadap menyusui tidak efektif pada ibu post partum primipara Metode: Metode penelitian ini merupakan pendekatan studi kasus. Responden pada penelitian ini yaitu ibu post partum spontan primipara. Penelitian ini dilakukan di RSUD Ungaran dan dilakukan pada 3 hari berturut-turut. Dengan implementasi pijat oksitosin dan breast care. Asuhan keperawatan dilakukan berdasarkan SDKI, SLKI dan SIKI. Hasil: Sebelum dilakukan implementasi ASI belum keluar sama sekali dan puting ibu tampak masuk ke dalam, dan setelah dilakukan implementasi hari ketiga, ASI sudah tampak keluar sebanyak 50 ml Simpulan: Terdapat pengaruh dari pijat oksitosin dan breast care terhadap menyusui tidak efektif pada ibu post partum primipara