This Author published in this journals
All Journal MURAKOM
Muhamad Carwin
Universitas Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efek Kelembapan Udara Terhadap Tegangan Flashover Isolator Porselen Terkontaminasi NaCl Muhamad Carwin; Aripin Aripin; Rian Nurdiansyah
MUARA KOMPUTER : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer & Elektronika Vol. 2 No. 3 (2026): MUARA KOMPUTER : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer & Elektronika
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/murakom.v2i3.331

Abstract

Isolator merupakan komponen listrik yang mempunyai sifat dielektrik, berfungsi sebagai pemisah antara konduktor dengan menara saluran udara. Kinerja pada isolator sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan salah satunya kelembapan udara. Karena kelembapan dapat meningkatkan konduktivitas lapisan kontaminan pada permukaan isolator dan memperbesar risiko terjadinya flashover. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kelembapan udara terhadap tegangan flashover isolator porselen yang terkontaminasi garam NaCl. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan variasi kelembapan relatif 65%, 70%, 75%, 80%, 85%, 90%, dan 95%, sedangkan tingkat kontaminasi NaCl dijaga tetap. Pengujian tegangan flashover dilakukan menggunakan Slow Rate of Rise Test, dan setiap tingkat kelembapan diuji sebanyak sembilan kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kelembapan udara menurunkan tegangan flashover dari 93,66 kV menjadi 57,57 kV dan nilai Equivalent Salt Deposit (ESDD) terukur mengalami kenaikan dari 0,2567 mg/cm² menjadi 0,5857 mg/cm². Kenaikan nilai ESDD ini menunjukkan bahwa kelembapan yang lebih tinggi meningkatkan derajat ionisasi dan efektivtas pelarutan polutan garam di permukaan isolator, yang pada akhirnya meningkatkan konduktivitas permukaan. Temuan ini menunjukkan bahwa kelembapan udara berperan penting dalam menurunkan performa isolasi permukaan, sehingga perlu dipertimbangkan dalam evaluasi keandalan isolator pada lingkungan lembap.