Suharsono Suharsono
Universitas Multimedia Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Komunikasi Interpersonal dan Proses Sosialisasi dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Kota untuk Menciptakan Budaya Gaya Hidup yang Peduli Lingkungan Suharsono Suharsono
ULTIMA Comm Vol 2 No 2 (2010): ULTIMA Comm
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimacomm.v2i2.195

Abstract

Kota masih menjadi pusat harapan bagi sebagian besar masyarakat yang tinggal di luar wilayah perkotaan. Kota dipandang sebagai wilayah yang mampu memenuhi harapan itu, oleh karena itu setiap tahun jumlah penduduknya semakin bertambah. Di sisi lain peningkatan jumlah penduduk menyebabkan penambahan beban dalam menyediakan berbagai fasilitas dan akses yang lain. Salain itu karena kebijakan pembangunan perkotaan yang kurang memperhatikan kelestarian lingkungan hidup maka akhirnya menimbulkan berbagai masalah perkotaan seperti banjir, kepadatan penduduk, lingkungan yang kumuh, kemacetan dan lainnya. Kota tidak berkembang sebagai kota yang manusiawi (humanopolis) dan nyaman secara ekologi(ecopolis). Persoalan ini dapat diatasi antara lain dengan meningkatkan partisipasi dalam menciptakan budaya gaya hidup peduli lingkungan melalui peran komunikasi interper dan proses sosialisasi. Dengan demikian perkembangan kota diharapkan menjadi kota yang berkelanjutan(sustainability). Kata kunci : Budaya Gaya Hidup Peduli Lingkungan, Komunikasi Interpersonal, Sosialisasi,dan Partisipasi.
Peran Komunikasi Interpersonal dan Proses Sosialisasi dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Kota untuk Menciptakan Budaya Gaya Hidup yang Peduli Lingkungan Suharsono Suharsono
ULTIMA Comm Vol 4 No 1 (2012): ULTIMA Comm
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimacomm.v4i1.428

Abstract

Kota masih menjadi pusat harapan bagin sebagian besar masyarakat yang tinggal di luar wilayah perkotaan. Kota di pandang sebagai wilayah yang mampu memenuhi harapan itu, oleh karena itu jumlah penduduk setiap tahun semakin bertambah. Di sisi lain jumlah peningkatan penduduk menyebabkan penambahan beban dalam menyediakan berbagai fasilitas dan akses yang lain. Selain itu karena kebijakan pembangunan kota yang kurang memperhatikan kelestarian lingkungan hidup maka menimbulkan berbagai masalah perkotaan seperti banjir, kepadatan penduduk, lingkungan yang kumuh dan kemacetan yang lainnya. Kota tidak berkembang sebagai kota yang manusiawi (humanopolis) dan nyaman ekologi (ecopolis). Persoalan ini dapat diatasi antara lain dengan meningkatkan partisipasi dalam menciptakan budaya gaya hidup peduli lingkungan melalui peran komunikasi interper dan sosialisasi. Dengan demikian perkembangan kota diharapkan menjadi kota yang berkelanjutan (sustainability). Kata kunci: Budaya Gaya Hidup Peduli Lingungan, Komunikasi Interpersonal, Sosialisasi, dan Partisipasi