Perkembangan kondisi sosial di era kontemporer yang semakin dinamis menuntut adanya kemampuan adaptasi dan pembaruan konsep kepemimpinan. Sejalan dengan hal tersebut, Visi LKSA Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Dau untuk menyiapkan generasi penerus yang berdaya, mandiri, disiplin, dan berwawasan luas perlu didukung dengan upaya menumbuhkan kapasitas kepemimpinan di kalangan santri. Berdasarkan latar belakang tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan dan softskill melalui pembelajaran interaktif dan partisipatif berbasis teknologi. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, perancangan program, pelatihan dan pendampingan, brainstorming problem solving, serta pembelajaran learning by doing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman santri tentang pengambilan keputusan, motivasi diri, pengelolaan konflik, dan public speaking melalui simulasi dan role-playing sebagai bentuk pengembangan kapasitas kepemimpinan dan softskill. Selain itu, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, pemecahan masalah, dan literasi digital melalui pemanfaatan Canva, Miro, ChatGPT, dan pelatihan penulisan artikel juga menunjukan peningkatan. Hal ini menjadi gambaran adanya perkembangan kapasitas kepemimpinan dan softskill yang adaptif sesuai dengan kebutuhan sosial saat ini. Dengan demikian, model pembelajaran interaktif dan partisipatif dinilai efektif dalam mendukung pengembangan kapasitas kepemimpinan dan softskill santri LKSA Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Dau melalui pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan dengan kebutuhan sumber daya manusia di masa depan.