Siti Nur Laela
Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH TALENT MANAGEMENT DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP EMPLOYEE PERFORMANCE : STUDI LITERATUR PADA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK Putri Rahma Yuniati; Siti Nur Laela; Abdul Jafar Nawi; Kania Laelawati
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBis) Vol 4 No 2 (2025): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/jimbis.v4i2.8031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak manajemen talenta serta manajemen pengetahuan terhadap performa karyawan di organisasi sektor publik dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang diterapkan adalah ulasan literatur sistematis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan, terindeks dalam basis data seperti Google Scholar, Sinta, dan Emerald Insight dengan periode publikasi 2018–2026. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan dan memilih literatur sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, sementara analisis data menggunakan metode analisis isi, analisis komparatif, dan sintesis literatur untuk mengenali pola hubungan antara variabel. Temuan studi mengindikasikan bahwa manajemen talenta memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan melalui tahap identifikasi, pengembangan, dan penempatan karyawan berdasarkan kompetensi. Selain itu, pengelolaan pengetahuan juga terbukti meningkatkan efektivitas kerja melalui pengelolaan pengetahuan, proses pertukaran informasi, dan penguatan pembelajaran organisasi. Integrasi manajemen talenta dan manajemen pengetahuan secara bersamaan menghasilkan dampak yang lebih signifikan dalam meningkatkan kinerja karyawan ketimbang penerapan yang dilakukan secara parsial. Akan tetapi, penerapan kedua konsep tersebut dalam sektor publik tetap menghadapi sejumlah hambatan, seperti birokrasi yang kaku, penilaian yang subjektif, rendahnya budaya berbagi pengetahuan, serta keterbatasan dalam adaptasi teknologi. Penelitian ini menyatakan bahwa kolaborasi antara manajemen talenta dan manajemen pengetahuan adalah strategi krusial untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia dan efisiensi kinerja organisasi di sektor publik. Sebagai akibatnya, organisasi dianjurkan untuk membangun sistem manajemen talenta yang berfokus pada kompetensi dan memperkuat sistem manajemen pengetahuan guna menciptakan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan responsif.