Kariani Giawa
Sekolah Tinggi Teologi Baptis Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Mezbah Doa dalam Membentuk Karakter Rohani Mahasiswa STAK Terpadu Pesat Salatiga Kariani Giawa
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 2, No 2 (2025): Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM - Oktober 2025
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jto.v2i2.284

Abstract

This study aims to examine the role of the implementation of the Prayer Altar in shaping the spiritual character of students at STAK Terpadu Pesat Salatiga. The Prayer Altar is not only understood as a religious routine, but as a means of forming deep spirituality. The KNPT (Guided Practice Real Work) program was implemented for ten meetings from February to May 2025 with an educational and applicative approach, especially for second semester students. The methods used include lectures, discussions, direct practice, reflection, and periodic evaluations. The program begins with an introduction to the concept of the Prayer Altar, followed by personal application, discussion of challenges, and the formation of a prayer community. The results of the activities showed an increase in spiritual discipline, growth of faith, and sensitivity to God's leadership. This study concludes that the Altar of Prayer is effective in forming the spiritual character of theology students and is important to be integrated into campus life on an ongoing basis.AbstrakPenelitian ini bertujuan mengkaji peran penerapan Mezbah Doa dalam membentuk karakter rohani mahasiswa STAK Terpadu Pesat Salatiga. Mezbah Doa tidak hanya dipahami sebagai rutinitas religius, tetapi sebagai sarana pembentukan spiritualitas yang mendalam. Program KNPT (Kerja Nyata Praktik Terpimpin) dilaksanakan selama sepuluh kali pertemuan dari Februari hingga Mei 2025 dengan pendekatan edukatif dan aplikatif, khususnya kepada mahasiswa semester dua. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, praktik langsung, refleksi, dan evaluasi berkala. Program diawali dengan pengenalan konsep Mezbah Doa, dilanjutkan dengan penerapan pribadi, diskusi tantangan, dan pembentukan komunitas doa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan dalam kedisiplinan rohani, pertumbuhan iman, dan kepekaan terhadap pimpinan Tuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Mezbah Doa efektif membentuk karakter rohani mahasiswa teologi dan penting untuk diintegrasikan dalam kehidupan kampus secara berkelanjutan.